Baca Berita

PELATIHAN STANDAR PELAYANAN KEBIDANAN DI KOTA DENPASAR TAHUN 2016

Oleh : seknid | 29 Juli 2016 | Dibaca : 1224 Pengunjung

Pembangunan kesehatan pada hakekatnya diarahkan guna tercapainya kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, menyangkut fisik, mental maupun social budaya dan ekonomi. Untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal dilakukan berbagai upaya pelayanan yang menyeluruh, terarah dan berkesinambungan.

Angka Kematian Ibu (AKI) sudah mengalami penurunan, namun demikian belum menunjukkan penurunan yang signifikan dari 307/100.000 KH (SDKI 2002/2003) menjadi 248/100.000 KH, target MDG’s 2015 102/100.000 KH. Demikian pula untuk Angka Kematian Bayi (AKB) dari 35/1000 KH (SDKI 2002/2003) menjadi 34/1000 KH, target MDG’s 2015 17/1000. Bebagai faktor yang terkait dengan resiko terjadinya komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan dan cara pencegahannya telah diketahui dan telah dilaksanakan berbagai upaya intervensinya.

Bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan yang memiliki posisi penting dan strategis terutama dalam penurunan AKI dan AKB. Bidan  memberikan pelayanan kebidanan yang berkesinambungan dan paripurna, berfokus pada aspek pencegahan, promosi dengan berlandaskan kemitraan dan pemberdayaan masyarakat bersama – sama dengan tenaga kesehatan lainnya untuk senantiasa siap melayani siapa saja yang membutuhkannya, kapan dan dimanapun berada.

Untuk menjamin kualitas tersebut diperlukan suatu standar profesi sebagai acuan untuk melakukan segala tindakan dan asuhan yang diberikan dalam seluruh aspek pengabdian profesinya kepada individu, keluarga dan masyarakat. Berbagai upaya telah dilaksanakan salah satu upaya yang diperkuat adalah meningkatkan kemampuan klinis dan manajemen kepada tenaga kesehatan khususnya Bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di desa. Untuk itu Dinas Kesehatan Kota Denpasar melakukan penyegaran kembali dengan melaksanakan kegiatan pelatihan Standar Pelayanan Kebidanan bagi bidan di wilayah Kota Denpasar.

Pelatihan dilaksanakan di ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Kota Denpasar pada tanggal 18 – 19 Juli 2016 yang diikuti oleh Bidan Puskesmas/Puskesmas Pembantu, Bidan Praktek Swasta, Bidan Rumah Bersalin (RB) dan Bidan – bidan RS Pemerintah dan Swasta sebanyak 40 orang dengan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Persatuan Obstetri Gynekologi Indonesia (POGI) Cabang Bali, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kota Denpasar.


Oleh : seknid | 29 Juli 2016 | Dibaca : 1224 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Video
No Video.
Facebook
Twitter