Baca Berita

Penyerahkan Sembako kepada Jumantik dan Koordinator Jumantik se- Kota Denpasar serta Petugas Fogging Fokus Kota Denpasar oleh Walikota Denpasar

Oleh : seknid | 11 Maret 2016 | Dibaca : 1778 Pengunjung

Penyakit Demam Berdarah Dengue (BDD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Jumlah kasusnya semakin meningkat  dan penyebarannya semakin luas serta sering mengakibatkan kematian dalam waktu yang singkat sehingga dapat meresahkan masyarakat.

Sampai saat ini vaksin untuk mencegah dan obat untuk membunuh virus dengue belum ditemukan, sehingga cara yang paling efektif dan efisien untuk mencegah dan memberantas DBD saat ini adalah dengan memberantas jentik nyamuk penularnya melalui gerakan pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue (PSN DBD) dengan cara 4M-Plus yaitu: 1) Menguras bak mandi dan tempat penampungan air lainnya sekurang-kurangnya seminggu sekali; 2) Menutup ratap-rapat tempat penampungan air; 3) Mengubur/menyingkirkan barang bekas yang dapat menampung air hujan dan 4) Memantau perkembangan jentik-jentik nyamuk secara berkelanjutan, serta Plus-nya adalah menaburkan bubuk larvasida (abatisasi), memelihara ikan pemakan jentik (ikanisasi) pada tempat-tempat penampungan air, dll. Semua kegiatan tersebut sangat membutuhkan partisipasi masyarakat.  

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan PSN DBD tidaklah mudah. Untuk itu disamping peranan stakeholders terkait, juga sangat diperlukan adanya juru pemantau jentik (JUMANTIK) dan koordinatornya. Jumantik mempunyai tugas dan tanggungjawab untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat baik secara perorangan maupun kelompok, melaksanakan pemantauan jentik secara berkala dan pemberantasan jentik di rumah-rumah/bangunan, serta sebagai penggerak dan pengawas masyarakat dalam PSN DBD. Sedang koordinator jumantik mempunyai tugas untuk mengawasi dan memberikan bimbingan teknis kepada jumantik, serta bersama jumantik melakukan pemantauan wilayah setempat. Pemerintah Kota Denpasar saat ini telah merekrut sebanyak 431 orang jumantik yang tersebar di setiap banjar/lingkungan dan 43 orang koordinator jumantik yang tersebar di setiap desa/kelurahan serta 8 orang petugas fogging fokus.

Sebagai wujud apresiasi Pemerintah Kota Denpasar kepada jumantik dan petugas fogging maka disamping diberikan upah, seluruh jumantik dan koordinator jumantik serta petugas fogging fokus diberikan penghargaan berupa bingkisan hari raya (sembako) yang diberikan setiap tahun seperti yang diberikan pada hari Senin 7 Maret 2016 oleh Bapak Walikota Denpasar terkait dengan hari Ngembak Geni Tahun Baru Saka 1938. Sembako yang diberikan tersebut berupa 10 kg beras, 2 kg gula pasir, 250 gram kopi bubuk dan 1 liter minyak goreng. Pengadaan sembako tersebut bersumber dari APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2016 melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Dinas Kesehatan Kota Denpasar.


Oleh : seknid | 11 Maret 2016 | Dibaca : 1778 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Video
No Video.
Facebook
Twitter