Baca Berita

Menjelang Musim Hujan, Pemkot Denpasar Himbau Waspada Nyamuk Aedes Aegypti

Oleh : seknid | 26 Oktober 2015 | Dibaca : 1296 Pengunjung

Memasuki Bulan November hingga Desember curah hujan mulai tinggi, biasanya ditandai pula dengan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal ini terjadi karena adanya potensi peningkatan pertumbuhan jentik nyamuk aedes aegypti, si pembawa virus dengue.

Untuk mengatisipasi hal tersebut masyarakat Kota Denpasar harus waspada agar tidak sampai terkena DB. Berbagai langkah bisa diambil mulai dari membersihkan lingkungan rumah agar tidak ada genangan air, sehingga nyamuk tidak bisa berkembang biak. Demikian yang disampaikan Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, M.kes saat ditemui di Denpasar, Kamis (8/10).

Menurut Armini, saat musim hujan nyamuk sangat pesat berkembang. Agar tidak ada jentik nyamuk yang berkembang pihaknya mengharapkan masyarakat meninjau sekitar rumah agar tidak ada genangan air. Selain itu got-got di dalam maupun diluar rumah juga harus dibersihkan.

Lebih lanjut Armini menambahkan, penularan DBD terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti / Aedes albopictus betina yang pada sebelumnya telah membawa virus dalam tubuhnya dari penderita demam berdarah lain. Nyamuk aedes aegypti berasal dari Brasil dan Etiopia, dan sering menggigit manusia pada waktu pagi dan siang. Orang yang berisiko terkena demam berdarah adalah anak-anak yang berusia dibawah 15 tahun, dan sebagian besar tinggal di lingkungan lembab, serta daerah pinggiran kumuh. Penyakit DBD sering terjadi di daerah tropis, dan muncul pada musim penghujan. Virus ini kemungkinan muncul akibat pengaruh musim atau alam serta perilaku manusia. “Untuk itu kita semua perlu waspada dan perlu lebih mengenal penyakit ini, serta mencegah dan menanggulanginya dengan baik,'' katanya. (ayu)


Oleh : seknid | 26 Oktober 2015 | Dibaca : 1296 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Video
No Video.
Facebook
Twitter